Momentum Idul Adha 1447 Hijriah bertepatan dengan HUT ke-8 Tahun, GRAS Tebar Kepedulian Lewat Donor Darah Kemanusiaan
DELI SERDANG," Beritaekspos.com - Di tengah semangat qurban dan kepedulian yang menjadi makna Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang juga bertepatan dengan Hari Jadi Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS) ke-8 tahun, setetes darah menjadi simbol nyata harapan kehidupan bagi sesama. Momentum penuh makna tersebut dimanfaatkan oleh organisasi GRAS dengan menghadirkan aksi kemanusiaan melalui partisipasi dalam layanan donor darah di Kantor Unit Pengelolaan Darah Palang Merah Indonesia (UPD PMI) Kabupaten Deli Serdang, Rabu (27/05/2026).
Founder sekaligus Ketua Umum GRAS, Nurhabli Ridwan, turut berpartisipasi langsung dalam layanan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen organisasi dalam bidang kemanusiaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat pengabdian yang terus dijunjung tinggi oleh GRAS dalam menjalankan aksi sosial bagi masyarakat.
Momentum Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah dan pengorbanan, tetapi juga menjadi ajang memperkuat rasa solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
“Melalui momentum Idul Adha dan hari jadi GRAS ke-8 tahun ini, kami ingin menanamkan semangat berbagi dan peduli terhadap sesama. Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain,” ujar Nurhabli Ridwan.
Sejak terbentuk pada 27 Mei 2018 di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, GRAS terus bergerak di bidang penjelajahan, kemanusiaan, kebencanaan, konservasi, dan pelestarian lingkungan. GRAS didirikan oleh empat pemuda, yakni Nurhabli Ridwan, Salman Naiborhu, Amd.Kom., Tommy Afandi, S.P., dan Mukhlis Azhar Pane, yang memiliki kesamaan semangat dalam kegiatan sosial, kebencanaan, jelajah alam, dan konservasi.
GRAS berasaskan musyawarah, kekeluargaan, kemandirian, serta solidaritas yang kuat. Organisasi ini juga menjadi wadah bagi para rimbawan dan generasi muda untuk mengembangkan bakat serta kemampuan positif di bidang sosial, kebencanaan, konservasi, dan lingkungan hidup.
Selain itu, GRAS hadir sebagai sarana meningkatkan kreativitas generasi muda yang aktif, kreatif, dan berkualitas guna menciptakan kader sosial, kebencanaan, dan konservasi lingkungan yang tangguh dalam menghadapi berbagai persoalan alam dan lingkungan hidup.
Memasuki usia ke-8 tahun, GRAS berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan alam semesta. Kegiatan donor darah ini juga menjadi simbol sinergi antara organisasi kepemudaan dan lembaga kemanusiaan dalam membangun semangat gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah.
Perjalanan selama delapan tahun tentu tidaklah mudah. Berbagai tantangan dan rintangan menjadi bagian dari dinamika organisasi. Namun dengan semangat pantang menyerah dan dukungan solid antar anggota, GRAS telah melaksanakan berbagai kegiatan positif, di antaranya aksi penanaman pohon di lereng rawan longsor kawasan CA/TWA Sibolangit, sosialisasi mitigasi bencana dan konservasi di sekolah-sekolah wilayah Kota Medan, pengembangan budidaya tanaman vetiver, budidaya maggot BSF, konservasi lebah madu klanceng (Trigona laeviceps), dan berbagai kegiatan lainnya.
Pada tahun 2025, GRAS berhasil menyelenggarakan kegiatan Camp Edukasi Biodiversity and Cleanup Movement di kawasan CA/TWA Sibolangit yang didukung oleh FOLU RBC 2 Kementerian Kehutanan. Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta dari kalangan pelajar dan pemuda asal Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan.
Saat bencana hidrometeorologi melanda wilayah Sumatera pada akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026, GRAS juga turut berpartisipasi sebagai relawan kebencanaan selama dua bulan di Aceh Tamiang.
Selain melakukan kegiatan, GRAS juga mengikuti berbagai kegiatan baik di tingkat nasional maupun kabupaten dan provinsi diantaranya : mengikuti kegiatan Gladian Nasional Pencinta Alam se Indonesia ke XIV Tahun 2018 di Sumatera Barat, Mengikuti latihan gabungan navigasi darat se Sumatera ke 1 tahun 2019 di hutan Rimbang Baling Riau, Mengikuti kegiatan kemah konservasi BBKSDA Sumut tahun 2019, Menjadi narasumber pelatihan pemandu wisata alam susur goa (Caving) dinas pariwisata Kabupaten Karo tahun 2019, Menjadi instruktur Pendidikan Dasar Mapala Swarna Bhumi Universitas Labuhan Batu (ULB) tahun 2021, mengikuti peningkatan kapasitas kader konservasi binaan BBKSDA Sumut tahun 2021, mengikuti pelatihan jurnalistik fotografi BBKSDA Sumut tahun 2024, mengikuti kegiatan conservation leadership training (CLT) tahun 2025 dan kegiatan lainnya.
Dari berbagai kegiatan tersebut, anggota delegasi GRAS juga berhasil menorehkan sejumlah prestasi, di antaranya : Juara 3 Duta Konservasi Alam Balai Besar KSDA Sumatera Utara (2019), Juara Harapan II Lomba Foto Lingkungan Gerakan Pilah Sampah Nasional Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019, Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Kemenpora Tahun 2020, Wisudawan Terbaik Pendidikan Green Leadership Indonesia Batch 1 (2021) yang menerima penghargaan langsung dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. di Jakarta.
Tahun 2025, GRAS juga terpilih sebagai penerima manfaat layanan dana masyarakat untuk lingkungan Batch 2 yang diseleksi oleh tim FOLU RBC 2 & 3 Kementerian Kehutanan, serta salah satu anggota GRAS masuk dalam 100 besar peserta Forest Youthverse Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pusgenri Kementerian Kehutanan. Selain itu di tahun 2025 salah satu anggota GRAS juga mendapatkan sertifikat dan pin penghargaan donor darah 10 (sepuluh) kali untuk kepentingan kemanusiaan di UTD PMI Kota Medan serta prestasi lainnya.
Nurhabli Ridwan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota GRAS serta seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan organisasi selama ini.
“Semua capaian dan prestasi yang diraih GRAS tidak terlepas dari dukungan anggota GRAS dan seluruh pihak, serta pembinaan dan pendampingan Balai Besar KSDA Sumatera Utara selaku pembina KPA GRAS di bidang konservasi alam dan lingkungan hidup,” ungkapnya.
Dengan mengusung moto semangat “Menapak Dalam Satu Jejak”, GRAS berharap nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan dapat terus tumbuh dan menginspirasi masyarakat luas.
Kontributor/Penulis : @EXPLOREVIPHOGRAS

