Breaking News

Budayawan Sukuraga Kang Fendi Hadirkan Harapan Anak Kembali Bangkit Percaya Diri


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Di tengah kekecewaan yang sempat menyelimuti, anak-anak kembali menemukan ruang untuk bangkit melalui kegiatan “Panggung Harapan Anak” yang digelar di Rumah Budaya Sukuraga, Kecamatan Warudoyong, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini menjadi respons atas batalnya sebuah acara pada 26 April lalu yang melibatkan anak-anak, setelah dana pendaftaran diduga disalahgunakan oleh oknum penyelenggara yang kini telah berstatus tersangka. 

Peristiwa tersebut tak hanya menimbulkan kerugian, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis anak-anak yang telah bersiap untuk tampil.

Melalui Panggung Harapan Anak, Komunitas Sukuraga menghadirkan ruang alternatif yang lebih aman dan suportif. 

Anak-anak diberi kesempatan untuk kembali tampil tanpa tekanan kompetisi, tanpa penjurian, serta tanpa iming-iming hadiah. Fokus diarahkan pada proses membangun kembali rasa percaya diri dan keberanian berekspresi.

Rangkaian kegiatan tidak hanya berupa penampilan, tetapi juga diisi dengan sesi motivasi dan penguatan mental. Anak-anak mendapatkan pembekalan dasar dalam acting, singing, dan fashion show sebagai sarana untuk menghidupkan kembali semangat mereka.

Ketua Komunitas Sukuraga, Effendi Sukuraga, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap anak-anak yang terdampak. 

Menurutnya, mereka tidak boleh kehilangan rasa percaya diri akibat persoalan yang bukan berasal dari mereka. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga ruang kebudayaan tetap menjadi tempat yang aman bagi anak. 

Kejadian sebelumnya dinilai menjadi pelajaran bahwa kegiatan yang melibatkan anak membutuhkan pengelolaan yang lebih transparan dan bertanggung jawab.

Tingginya partisipasi peserta lebih dari separuh dari jumlah pendaftar sebelumnya tetap hadir menunjukkan bahwa semangat anak-anak untuk tampil masih kuat. 

Meski sempat kecewa, mereka tetap berani kembali ke panggung.

Melalui kegiatan ini, Sukuraga tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga proses pemulihan. 

Harapannya, anak-anak dapat kembali percaya diri, serta tetap memiliki ruang yang sehat untuk belajar dan berekspresi di tengah berbagai tantangan. 

Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA