Sudar Fauzi Nahkodai KNPI Kota Sukabumi 2026-2029, H. Aun Tekankan Transisi Harmonis
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi yang digelar di Gedung Islamic Center Kota Sukabumi, Senin (20/4/2026), menetapkan Sudar Fauzi sebagai Ketua KNPI Kota Sukabumi terpilih periode selanjutnya.
Proses Musda berlangsung lancar dan kondusif, menandai transisi kepemimpinan dari ketua sebelumnya, Nurul Jaman Hadi biasa disapa H. Aun, yang kini mendorong kesinambungan organisasi melalui semangat kebersamaan.
H. Aun menegaskan bahwa Musda menjadi momentum penting untuk menjaga soliditas pemuda. Ia juga memastikan proses pasca-Musda akan segera dilanjutkan dengan pembentukan formatur dan penyusunan kepengurusan baru.
“Alhamdulillah Musda berjalan lancar. Selanjutnya kita akan rapat formatur, menyusun kepengurusan, dan merancang program kerja agar KNPI semakin terarah,” ujarnya.
Ia turut menekankan pentingnya menjaga kondusivitas, termasuk menyikapi dinamika yang muncul selama Musda. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal wajar dalam organisasi, namun tidak boleh merusak persaudaraan.
“Perbedaan itu biasa. Yang penting kita tetap menjaga silaturahmi. KNPI ini rumah bersama bagi pemuda,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KNPI terpilih Sudar Fauzi menyampaikan komitmennya untuk membawa organisasi ke arah yang lebih progresif melalui konsep “Harmoni”.
“Harmoni ini mencakup Humanis, Adaptif, Religius, Muda, Organisatoris, Nasionalis, dan Inklusif. Ini akan menjadi arah gerak KNPI ke depan,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mengusung konsep “Tri Harmoni” yang menitikberatkan pada penguatan soliditas antar OKP, pemberdayaan pemuda, serta menjadikan KNPI sebagai ruang strategis yang berdampak nyata.
“KNPI harus hadir bukan hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemuda dan pembangunan daerah,” tegasnya.
Terkait dinamika yang terjadi di luar forum Musda, Sudar menilai hal tersebut sebagai bagian dari kebebasan berekspresi. Namun, ia menegaskan pentingnya merangkul semua pihak ke depan.
“Kita semua pemuda Kota Sukabumi. Perbedaan bukan untuk dipertajam, tapi untuk disatukan. Ke depan kita akan bangun komunikasi, bahkan sederhana saja, kita bisa ngopi bersama,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa tantangan terbesar KNPI ke depan bukanlah perbedaan internal, melainkan bagaimana mendorong pemuda agar lebih aktif, produktif, dan siap menghadapi perubahan.
“Musuh kita bukan perbedaan, tapi sikap malas dan tidak produktif. KNPI harus jadi motor perubahan,” tandasnya.
Dengan terpilihnya Sudar Fauzi, diharapkan KNPI Kota Sukabumi semakin solid, inklusif, dan mampu menjadi wadah strategis dalam mendorong kemajuan kepemudaan di daerah.
Ois



