Batu Akik Sukabumi Laku Terjual Rp80 Juta, Kunjungan Dubes Picu Harapan Ekspor UMKM
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Kunjungan 14 duta besar ke Dekranasda Kota Sukabumi membawa dampak nyata bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain meningkatkan eksposur, agenda tersebut juga menghasilkan transaksi bernilai tinggi yang menjadi sinyal kuat potensi pasar global.
Salah satu sorotan utama datang dari penjualan batu akik yang mencapai kisaran Rp80 juta. Nilai fantastis ini menunjukkan bahwa produk lokal Sukabumi memiliki daya saing dan daya tarik di mata pasar internasional.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan sebagai pintu masuk ekspor bagi UMKM. Ia menyebut, kualitas produk lokal tidak kalah dengan produk luar.
“Kita ingin dunia melihat bahwa Sukabumi punya produk unggulan yang siap bersaing secara global,” kata Ayep, Rabu (22/4).
Dalam kunjungan tersebut, para duta besar diajak melihat langsung proses dan hasil karya pengrajin, mulai dari batik khas, kerajinan tangan, hingga batu akik yang menjadi ikon. Interaksi ini dinilai penting untuk membangun kepercayaan pasar internasional terhadap produk lokal.
Ketua Kadin Kota Sukabumi, Patty Mulya, menilai transaksi yang terjadi menjadi bukti konkret bahwa UMKM Sukabumi memiliki nilai jual tinggi.
“Ini bukan hanya promosi, tapi sudah masuk tahap transaksi. Artinya produk kita benar-benar diminati,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa pelaku UMKM yang terlibat telah memiliki kesiapan untuk ekspor, baik dari sisi legalitas usaha maupun standar produksi. Hal ini menjadi modal penting untuk memperluas pasar ke luar negeri.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengungkapkan bahwa ketertarikan para dubes didominasi oleh produk batu-batuan khas Sukabumi.
Menurutnya, kunjungan ini diharapkan tidak berhenti pada transaksi sesaat, melainkan berlanjut menjadi kerja sama pemasaran yang mampu membuka akses ekspor bagi UMKM secara berkelanjutan.
Ois

