Breaking News

Jejak Film Nasional di Sukabumi, "Sulur" Mulai Proses Casting ‎



SUKABUMI, beritaekspos. com. -

‎Kota Sukabumi kembali menjadi bagian dari geliat industri perfilman nasional. Hal itu ditandai dengan dimulainya proses casting film Sulur yang digelar di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Jumat (9/1/2026).

‎‎Casting film Sulur merupakan rangkaian produksi film nasional yang mengambil lokasi syuting di Kota dan Kabupaten Sukabumi. 

‎‎Sepanjang Januari 2026, tercatat empat film melakukan aktivitas produksi di wilayah Sukabumi, dengan Sulur menjadi proyek film kedua yang masuk.

‎‎Casting Director sulur, Yudi, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah serta antusiasme komunitas film lokal. 

‎‎"Sukabumi memiliki potensi besar, baik dari sisi lokasi maupun sumber daya manusia perfilman," ujarnya. 

‎‎Proses casting dilaksanakan selama tiga hari, yakni Jumat dan Sabtu di Kota Sukabumi, serta dilanjutkan Senin di Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. 

‎‎"Kegiatan ini difokuskan untuk menjaring talenta lokal Sukabumi agar terlibat langsung dalam produksi film nasional," kata Yudi. 

‎‎Sejumlah penggiat dan pemain film yang telah berkiprah di tingkat nasional turut hadir dalam proses casting, di antaranya Teh Vita dan Teh Wina, yang dikenal aktif di dunia perfilman.

‎‎Lebih jauh dia mengungkapkan, produser film Sulur merupakan putra asli Sukabumi, Amirullah, alumni SMA Negeri 3 Sukabumi. 

‎‎Melalui Media 8, Amirullah sebelumnya bergerak di bidang digitalisasi sebelum mengembangkan usaha di industri perfilman nasional.

‎‎Selain Sulur, proyek film lain berjudul Nyi Sadea juga tengah dipersiapkan oleh sineas Sukabumi. Namun saat ini, fokus utama masih pada penyelesaian produksi film Sulur sebelum berlanjut ke proyek berikutnya.

‎‎



Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Pariwisata telah mengeluarkan rekomendasi resmi untuk mendukung kegiatan syuting film. 

‎‎Beberapa lokasi pengambilan gambar di wilayah kota, termasuk area stasiun kereta api, turut menjadi bagian dari produksi.

‎‎Dukungan masyarakat Sukabumi yang kondusif terhadap aktivitas syuting dinilai menjadi nilai tambah. 

‎‎Kondisi tersebut memperkuat posisi Sukabumi sebagai daerah yang potensial bagi pengembangan industri kreatif, khususnya perfilman.

Red

BACA JUGA BERITA LAINNYA